Thursday, 5 May 2016

Pacarku Selingkuh! Aku Mesti Gimana? :((

Ada yang tahu rasanya mergokkin atau justru dengar pengakuan kalau pacar ternyata selingkuh? Ih. Nggak terkatakan.

Badan langsung keringat dingin, kaki lemes, rasanya mau pingsan. Otak nggak bisa mikir, jantung rasanya jatuh ke perut. Airmata mau keluar tapi nggak bisa, karena terlalu shock. Otak kita bahkan nggak bisa memutuskan emosi apa yang harus dirasakan.

Sumpah. Rasanya ngilu banget. Sampai detik ini, kalau ingat waktu akhirnya tahu pacar udah sayang-sayangan sama cewek lain, rasanya mau loncat aja dari lantai 29. Saya beneran nggak bisa lupa sakitnya. Kayaknya semua yang saya tahu dan saya percaya langsung berantakan seketika itu juga.

Ih. Nulis gini aja langsung bikin saya sedih.

Ok. Move on dari “rasa”-nya. Setelah tahu pacar ternyata selingkuh, hal penting selanjutnya yang harus kalian lakukan biasanya menentukan sikap kalian terhadap keanjingan si pacar. Kalau otak lagi berantakan gitu, sih, emang kalut banget. Nggak tahu harus ngapain. Kalau saya sih waktu itu pada akhirnya minta putus. Di hari yang sama. Bukan apa-apa. Udah terlanjur ancur berantakan. Rasanya terhina banget diselingkuhin sama orang yang saya percaya bertahun-tahun. Yang terpikir cuma satu, dia harus pergi dari hidup saya. Karena luka ini nggak akan sembuh, even kalo kita balikkan.

Yah. Cewek beda-beda lah.

Tapi based on pengalaman saya dan teman-teman saya, semakin ke sini saya mulai berpikir. Saat diselingkuhi, jangan sampai kita salah langkah hanya karena emosi atau malah masih sayang. Karena sekalinya kita memutuskan sesuatu, mungkin kita nggak akan pernah bisa kembali lagi ke titik awal.

Jadi intinya, menurut pengalaman saya, dan berdasarkan sudut pandang saya… beginilah cara yang terbaik menghadapi pacar uang selingkuh.

1. Marah dan nangis

Opkros. Dia harus tahu seberapa parahnya dia merusak kepercayaanmu.

2. Berikan waktu untuk berpikir

Pada saat kejadian kamu mergokkin dia, setelah marah dan nangis, tinggalin dia. Pulang ke rumah, masuk kamar, dan pikirkan baik-baik. Apa yang kamu mau? Apa kamu masih mau perjuangin hubungan ini? Layak diperjuangin atau nggak? Buat saya sih, cowok yang sudah selingkuh nggak layak diperjuangin. Tapi buat orang lain, mungkin ada pertimbangan lain. Tapi minimal, sebelum memutuskan, pikirin dulu matang-matang.

3. Ketemu lagi, dan bicara.

Apa yang perlu dibicarakan? Catat.

Siapa cewek itu? – Perlu diingat. Siapapun ceweknya, meskipun itu sahabat kamu, yang selingkuh tetel cowokmu. Bisa ada 1000 cewek yang lebih cantik, lebih asik, lebih baik, ataupun yang binal dan godain cowok kamu. Tapi yang memutuskan untuk menjalani selingkuh itu kan pacarmu. Percuma salahin si selingkuhan, kalau memang pasanganmu yang memilih untuk berselingkuh.

Sejak kapan? – Sudah lama? Masih baru? Hanya untuk sekedar tahu. Seberapa lama pacarmu sudah bohongin kamu. Kemudian kamu ingat-ingat. Apa aja perubahan sikap dia selama dia selingkuh. Pada akhirnya, semua ini akan jadi kepingan puzzle yang terpasang, dan kemudian membuka matamu.

Kenapa? – Soal alasan, dia pasti bohong. Paling dia bakal bilang khilaf, atau nyalahin selingkuhannya, atau malah nyalahin kamu. Tapi dari situ kamu bisa lihat. Kalau dia nyalahin selingkuhannya, pasanganmu itu cuma pengecut egois. Kalau bilang khilaf, dia tukang bohong kelas berat. Kalau nyalahin kamu, berarti dia egois, malah egomaniac – langsung putusin aja.

Apa solusi ke depan? – Minta dia memutuskan

Mau balik sama kamu lagi dan ngejelasin ke selingkuhannya kalau dia milih kamu atau nggak. Kalau dia nggak bisa jawab, putusin. Serius. Putusin. Dia itu anjing. Jangan dikasih hati, nanti kepalamu diinjek-injek sama dia.

4. Ketemu bertiga

Dipikir-pikir, ini penting. Kamu juga harus tahu sudut pandangan si orang ketiga ini. Siapa tahu pasanganmu bohong sama kamu. Kalau kamu ketemu bertiga, kamu bisa konfirmasi semua kebohongan pasangan langsung ke orang ketiga ini. Bukan, bukan buat bandingin dirimu dan orang ketiga. Ini harus diniatin dari awal; kamu ketemu dia hanya untuk crosscheck semua cerita dan penjelasan pasanganmu. Nggak lebih dari itu. Dari sini kamu bisa mikirin, mau lanjut terus atau nggak.

5. Keputusan ada di tanganmu! Putuskan apa maumu.

Kalau saya, akan mutusin dan cari cowok lain. Selingkuh, dengan alasan apapun, nggak akan saya toleransi.

Tapi mungkin kalian merasa masih ada yang bisa diperjuangin. Pikirin baik-baik. Yakin kalo kalian balikkan, dia gak akan selingkuh lagi?

6. Move on.

Kalau kalian balikkan, kamu harus move on dari kesalahan dia. Karena hubungan kalian gak akan sehat kalau kamu malah jadi parno takut dia selingkuh lagi. Lupain semua yang sudah terjadi, bangun ulang kepercayaan kamu. Yang lama jangan diungkit-ungkit lagi.

Atau sekalian, putusin, pergi, dan move on dari dia. Because you deserve better!

7. Maafin dia

Pada akhirnya, balikkan atau nggak, kalian harus maafin si anjing itu. Gimanapun juga, kalo belum bisa maafin, kalian nggak akan bisa lanjutin hidup.

8. Be a better you

Go out with friends. Do things you like. Bukan buat bikin dia tambah sayang atau nyesel udah selingkuh. Tapi biar kamu tambah sayang sama diri kamu sendiri.



Gini. Nggak akan ada orang yang bisa sayang sama kamu unconditionally dan eternally selain diri kamu sendiri. Kalau kamu aja sibuk nyalahin diri kamu dan benci sama diri sendiri, gimana caranya kamu bisa happy?

In the end, orang selingkuh bukan karena khilaf. Tapi karena dia belum bisa melepas kamu atau kamu yang maksa nggak mau ngelepas dia, tapi di saat yang sama, dia menginginkan orang lain. Nggak ada yang namanya dia khilaf karena digodain atau dideketin cewek lain. Secara sadar, dia juga menginginkan cewek ini. Inget. It takes to two tango. Selingkuh hanya akan terjadi jika si cowoknya juga menginginkan hal tersebut terjadi.

Jangan percaya kalau dia bilang, “Ceweknya yang ngejar aku.”. BULLSHIT. Kalau dia bilang gitu, berarti cowokmu pengecut egois yang nggak mau disalahin.

Kamu yakin mau sama cowok kayak gitu?

Pikirkan baik-baik. Karena sekali cowok selingkuh, biasanya akan diulangi lagi.
Sumber : https://macangadungan.com/2014/08/23/pacarku-selingkuh-aku-mesti-gimana/

Previous
Next Post »